Entri Populer

Selasa, 11 Agustus 2015

Pindah Kota


      saat pertama kali saya pindah ke daerah kota, saya merasa bosan dengan tempat dan suasana yang saya rasakan. tempat yang begitu banyak kendaraan sehingga membuat jalan macet,air yang sudah tercemar dan polusi udara. begitu lama waktu yang saya lewati , tempat ini berbeda sekali dengan kampung ku. suasana di kampungku begitu nyaman dengan suara-suara burung yang berkicauan membuat saya tenang, udara yang bersih, dan air sungai yang jernih. saya sangat rindu dengan tempat itu. 
        saya sangat sedih karena meninggalkan keluarga, teman dan orang-orang yang ramah. saya merasa sangat asing di tempat yang jauh dari keluarga, saya hanya ditemani dengan kedua orangtua dan adik-adik saya. ketika saya sempat berjalan-jalan mengitari kota ini, saya melihat begitu banyak kejadian yang membuat saya tercengang. begitu banyaknya orang-orang di pinggir jalan yang tidur diemperan karena tidak memiliki rumah, dan anak-anak yang seharusnya sedang sekolah malah mencari uang untuk kehidupannya, saya hampiri anak-anak yang sedang mengemis di jalan dan saya bertanya kepada salah satu anak, subhanaallah saya sungguh tidak tega dengan kehidupan anak ini ia menjawab karena ia terpaksa melakukan hal ini karena ia disuruh mengemis oleh preman kota, jika tidak ia akan dipukuli habis-habisan dan tidak diberi makan.

       Di samping anak itu saya juga melihat seorang pemuda yang sedang mengemis dengan pakaian compang-camping dan sebelah tangannya buntung, saya bertanya "apakah kau tidak malu dengan pekerjaan seperi ini?" dan pemuda itu menjawab "saya sebenarnya malu dengan pekerjaan seperi ini, saya terpaksa karena tidak ada yang mau memberi saya pekerjaan mungkin karena fisik saya yang seperti ini, saya mengumpulkan sedikit demi sedikit uang untuk berobat ibu saya yang sedang sakit karena biayanya sangat besar." seharusnya pemerintah lebih memperhatikan lagi orang yang tidak mampu. sebelumnya saya tidak pernah melihat kejadian ini di kampung saya, kehidupan di kota ini sangatlah kejam.

  
       saya sangatlah bersyukur karena bisa tinggal di dalam rumah yang teduh, saya bisa bersekolah, bisa makan sehari-hari tanpa merasakan kekurangan. berbeda sekali dengan diluar sana, untuk makan saja mereka serba pas-pasan. seharusnya kalian semua bersyukur karena bisa makan dan tinggal di tempat yang bagus.
       saya sangat berharap kehidupan di kota ini bisa menjadi lebih baik lagi. tidak ada polusi, kemacetan, anak-anak jalanan, dan orang yang tidak mempunyai tempat tinggal.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar